Kronologi Jembatan Gantung Ambruk hingga Delapan Siswa Terjatuh ke Sungai
Bacatrend, PANGANDARAN — Sebuah jembatan gantung yang baru dibangun di Dusun Nengklok, Desa Pajaten, Kecamatan Sidamulih, Pangandaran, ambruk saat digunakan oleh rombongan siswa SMP IT Daarul Hikmah dalam kegiatan olahraga jalan santai, Sabtu pagi (4/10).
Insiden terjadi ketika rombongan yang terdiri dari 16 siswa hendak menyeberangi jembatan menuju sekolah di wilayah Tarikolot. Menurut keterangan Guru PJOK Ilham Habibie, para siswa sempat berhenti di tengah jembatan untuk berfoto bersama.
“Posisi kita tadinya di tengah jembatan dan mau berfoto bersama,” ujar Ilham.
Namun sebelum foto sempat diambil, pagar sisi kiri jembatan tiba-tiba roboh akibat kawat penopang yang terlepas. Delapan siswa, mayoritas siswi perempuan, terjatuh ke sungai di bawah jembatan. Empat di antaranya mengalami luka ringan dan syok.
Jembatan tersebut diketahui baru dibangun sekitar satu bulan dan belum diresmikan. Para korban langsung dievakuasi dan mendapat penanganan medis di Puskesmas Cikembulan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Adapun nama dan kelas korban yang dibawa ke Puskesmas Cikembulan adalah:
Gina Sabha (Kelas 8)
Zaskia (Kelas 8)
Aulia Purnamasari (Kelas 8)
Shifa (Kelas 7)
Ilham bersyukur tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Keempat siswi tersebut hanya mengalami luka memar kecil dan syok akibat kejadian tersebut.











Tinggalkan Balasan