Bacatrend, Jakarta – Manchester City menjaga asa juara Liga Inggris musim ini setelah menaklukkan Fulham dengan skor telak 3-0 di Stadion Etihad, Manchester, Rabu malam waktu setempat. Kemenangan ini memperkuat posisi City di peringkat kedua klasemen dengan 53 poin, hanya terpaut tiga angka dari Arsenal yang masih memimpin.

City tampil agresif sejak awal laga. Phil Foden menjadi motor serangan dengan dua peluang emas di babak pertama, namun keduanya berhasil digagalkan oleh kiper Fulham, Bernd Leno. Dominasi City akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-24. Antoine Semenyo, yang tampil sebagai starter, memanfaatkan bola rebound di kotak penalti dan mencetak gol pembuka.

Tak butuh waktu lama bagi City untuk menggandakan keunggulan. Enam menit berselang, Semenyo kembali berperan penting dengan memberikan assist kepada Nico O’Reilly. Gelandang muda itu menyelesaikan serangan balik cepat dengan tenang, mencatatkan gol keduanya musim ini.

Erling Haaland menutup pesta gol City di menit ke-39. Striker asal Norwegia itu mencetak gol ke-153 dalam kariernya bersama City, menyamai rekor legenda klub Colin Bell. Gol tersebut juga menjadi penegas kembalinya ketajaman Haaland setelah sempat mengalami masa paceklik.









Fulham kesulitan keluar dari tekanan sepanjang pertandingan. Meski sesekali mencoba membangun serangan, mereka gagal menciptakan peluang berarti. Kekalahan ini membuat Fulham turun ke peringkat ke-12 dengan 34 poin, hanya berjarak 10 poin dari zona degradasi.

Kemenangan atas Fulham menjadi sinyal kuat bahwa Manchester City belum menyerah dalam perburuan gelar. Dengan Arsenal masih harus menghadapi lawan-lawan berat, termasuk Brentford dan Liverpool, tekanan dari City semakin nyata.

Pep Guardiola kembali menunjukkan keunggulan taktisnya, mencatat rekor sempurna atas Fulham dengan 15 kemenangan dari 15 pertemuan. Kombinasi pemain muda seperti Semenyo dan O’Reilly dengan mesin gol seperti Haaland membuat City tampil semakin komplet.

Jika tren positif ini berlanjut, duel perebutan gelar antara Arsenal dan City bisa menjadi salah satu yang paling sengit dalam satu dekade terakhir.