Menikmati Kuliner khas Situbondo, Nasi Kaldu
Bacatrend, Situbondo – Nasi Kaldu Situbondo menjadi salah satu kuliner tradisional yang mulai menarik perhatian pecinta makanan khas daerah. Hidangan ini berasal dari tradisi masyarakat pesisir timur Jawa Timur yang memadukan bahan sederhana dengan teknik memasak penuh kesabaran. Biasanya disantap saat pagi hari, nasi kaldu memberikan kehangatan dan energi bagi masyarakat yang hendak memulai aktivitas.
Komposisi utama nasi kaldu terdiri dari nasi putih, daging kambing, dan kacang hijau. Kuah kaldunya dimasak selama kurang lebih dua jam dengan rempah-rempah khas seperti bawang putih, ketumbar, merica, dan kayu manis. Hasilnya adalah kuah yang sedikit kental dan berwarna kecokelatan atau hijau pucat, tergantung takaran kacang hijau yang digunakan. Cita rasanya gurih dan beraroma kuat, dengan tekstur unik dari kacang hijau yang menyatu dengan kaldu daging. Perpaduan ini menciptakan sensasi berbeda dari gulai atau soto biasa.
Sebagai pelengkap, nasi kaldu sering disajikan bersama sate kambing, kerupuk atau emping, dan perasan jeruk nipis untuk menambah kesegaran. Beberapa pengunjung yang pernah mencicipi nasi kaldu memberikan kesan positif. Wahyu, pengunjung asal Lumajang, menyebut rasanya gurih dan teksturnya cukup unik karena dimakan bersama kacang hijau. Sementara Yeni, wisatawan kuliner, mengatakan bahwa tambahan jeruk nipis mampu menambah rasa segar pada hidangan ini.
Nasi kaldu bukan hanya soal rasa, tetapi juga menyimpan nilai budaya dan sejarah lokal Situbondo. Di tengah gempuran makanan modern, kuliner ini tetap bertahan sebagai simbol kehangatan dan kearifan lokal yang patut dilestarikan.











Tinggalkan Balasan