Bacatrend, Madiun – Dalam rangka memperingati delapan dekade pengabdian Korps Brimob Polri, jajaran Polres Madiun Polda Jawa Timur melaksanakan kegiatan napak tilas ke Monumen Sakip–Sanali, sebuah situs bersejarah yang merekam jejak perjuangan Brimob dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Kegiatan dimulai dengan apel pemberangkatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara. Turut hadir dalam rombongan para pejabat utama Polres, personel Sat Samapta, serta anggota eks Brimob yang pernah bertugas di wilayah Madiun.

Menurut AKBP Kemas, napak tilas ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan terhadap pengorbanan para pejuang. “Kami ingin seluruh personel Polri menyadari bahwa tugas hari ini berdiri di atas fondasi perjuangan dan keberanian para pendahulu,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya menjadikan sejarah sebagai sumber nilai moral dalam menjalankan tugas kepolisian yang profesional, humanis, dan berintegritas. “Kita harus meneladani keberanian Agen Polisi Satu Sakip dan Komandan Muda Sanali yang gugur dalam pertempuran melawan pasukan Belanda pada 1 Maret 1949 di Dusun Kempo, Kandangan,” tambahnya.









Rute napak tilas sejauh lima kilometer ditempuh melalui jalur pedesaan dan hutan Kandangan menuju monumen yang menjadi simbol pengabdian Brimob. Setibanya di lokasi, peserta melakukan kerja bakti di sekitar monumen, menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga kurang mampu, serta menggelar penghormatan dan tabur bunga.

Melalui kegiatan ini, Polres Madiun berharap semangat juang para pahlawan Brimob dapat terus diwariskan kepada generasi penerus Polri, sebagai inspirasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta mempertahankan nilai-nilai luhur bangsa.