Pemakaman Warga Solo Berbobot 200 Kg Dibantu 12 Personel Damkar
Bacatrend, Solo – Prosesi pemakaman Rusminingsih (43), warga Kampung Makam Bergolo, Kecamatan Serengan, Kota Solo, berlangsung penuh tantangan. Dengan bobot mencapai 200 kilogram, jenazah Rusminingsih harus ditangani secara khusus hingga melibatkan 12 personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Solo.
Kronologi Kejadian
Pada Minggu (4/1/2026), Rusminingsih ditemukan tak sadarkan diri di lantai rumahnya. Kondisi tersebut pertama kali diketahui oleh anaknya, yang kemudian berteriak meminta pertolongan warga. Ketua RT setempat, Harjanto, membenarkan bahwa warga segera berdatangan dan berinisiatif memanggil ambulans serta meminta bantuan Linmas untuk menurunkan korban dari lantai dua rumah.
Korban kemudian dibawa ke RS Kustati, namun setelah diperiksa dokter, Rusminingsih dinyatakan telah meninggal dunia.
Tantangan Pemakaman
Proses pemakaman Rusminingsih di TPU Danyung, Serengan, menghadapi kendala teknis. Jalur menuju makam sempit dan harus melewati jembatan kecil selebar sekitar 1,5 meter. Dengan bobot jenazah yang besar, Damkar menggunakan peralatan khusus berupa tripod dan basket untuk menurunkan jenazah secara vertikal.
Karena keterbatasan ukuran, jenazah tidak dimasukkan ke dalam peti, melainkan langsung diturunkan dengan sistem pengaman. Seluruh proses dilakukan dengan hati-hati agar tetap layak dan aman.
Solidaritas Warga dan Aparat
Warga setempat bahu-membahu sejak awal, mulai dari evakuasi hingga mendukung prosesi pemakaman. Damkar Kota Solo menegaskan bahwa bantuan ini diberikan secara gratis sebagai bentuk pelayanan sosial.
“Dalam proses penurunan ada yang meyakini almarhumah sudah meninggal, tetapi warga tidak berani memastikan. Akhirnya dibawa ke RS Kustati dan setelah diperiksa dokter dinyatakan sudah meninggal,” jelas Harjanto.











Tinggalkan Balasan