Pemkot Surabaya Terapkan Standar Baru Pengelolaan Sampah Di TPS
Bacatrend, Surabaya — Pemerintah Kota Surabaya terus memperkuat sistem pengelolaan sampah dengan penataan Tempat Penampungan Sementara (TPS). Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan kebersihan TPS harus menjadi prioritas, termasuk setelah proses pengangkutan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Eri, dalam pernyataannya meminta agar setiap TPS disiram dan diberi eco enzyme untuk mengurangi bau. Ia juga menekankan pentingnya perhitungan kebutuhan tongbin berdasarkan timbulan sampah dari tiap kelurahan. “Apakah sampah itu cukup atau tidak dengan jumlah tongbin yang ada, maka tadi saya minta menghitung camat, lurah,” ujarnya.
Perhitungan kebutuhan tongbin dilakukan dengan mengacu pada regulasi, yakni timbulan sampah per orang sebesar 0,6 kilogram per hari. Dari data tersebut, kebutuhan tongbin dihitung sesuai kapasitas 250 liter per unit, ditambah koefisien cadangan untuk mengantisipasi kelebihan volume.
Selain itu, Eri meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan perhitungan lebih detail hingga operasional armada truk pengangkut sampah. Sistem pemantauan berbasis GPS diterapkan untuk memastikan efektivitas waktu tempuh dan rute truk dari TPS ke TPA.
“Alhamdulillah, matur nuwun, setiap TPS harus bersih. Semangat itu harus dikuatkan dengan perencanaan berbasis data,” tegas Eri.
Dengan langkah ini, Pemkot Surabaya menargetkan pengelolaan sampah lebih tertib, terukur, dan berkelanjutan, sekaligus menjaga kebersihan kota secara menyeluruh.












Tinggalkan Balasan