Bacatrend, Surabaya – Sekitar 3.000 peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) angkatan ketiga dari Komando Latihan (Kolat) X Surabaya mendapatkan pengalaman tak biasa, Kamis (3/7/2025).

Mereka berkesempatan mengasah keterampilan memasak langsung di dapur dua kapal perang TNI AL, KRI Makassar-590 dan KRI Surabaya-591, yang bersandar di Dermaga Semampir Baru, Mako Armada II Surabaya.


Kegiatan ini merupakan bagian dari pelatihan tiga bulan yang dirancang dalam program SPPI—gagasan Presiden Prabowo Subianto—guna mendukung inisiatif nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pelatihan intensif ini tidak hanya mencakup teori dan praktik gizi, tetapi juga membuka kesempatan bagi siswa untuk mengenal langsung fasilitas militer modern, termasuk dapur kapal perang yang didesain untuk mendukung kebutuhan logistik pasukan.









Peserta SPPI berasal dari tujuh provinsi, antara lain Kendari, Makassar, NTB, NTT, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Selama kunjungan, mereka diperkenalkan pada fasilitas lengkap kapal perang jenis Landing Platform Dock (LPD) sekaligus mempraktikkan teknik memasak dalam kondisi dan lingkungan yang tidak umum.
Tri Dendra Sadewa, siswa SPPI asal Sukabumi, Jawa Barat, mengaku kagum dengan fasilitas dapur kapal.

“Ini pengalaman pertama dan sangat berharga bagi saya,” ucapnya. “Saya tak menyangka kapal perang punya dapur selengkap dan sebagus ini.”

Komandan Kolat X, Brigjen TNI (Mar) Rachmat Djunaidi, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk membentuk SDM unggul dalam rangka menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Setelah menyelesaikan pelatihan, para lulusan SPPI akan kembali ke daerah masing-masing dan bertugas sebagai tenaga P3K di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di bawah naungan Badan Gizi Nasional (BGN).

“Kami merasa terhormat bisa mendukung pelatihan ini,” kata Brigjen Rachmat. “Para siswa SPPI adalah aset masa depan bangsa. Kami berharap mereka membawa dampak positif dalam peningkatan gizi dan kesehatan masyarakat.”