Bacatrend, Denpasar — Kepolisian memastikan bahwa mahasiswa Universitas Udayana berinisial TAS (22) yang meninggal dunia usai jatuh dari lantai empat salah satu gedung kampus bukan merupakan korban bullying atau perundungan.

Kepastian tersebut disampaikan Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Laksmi Trisnadewi setelah pihaknya memeriksa 19 saksi, terdiri dari teman sekelas, dosen, dan orang tua korban. Berdasarkan keterangan para saksi, TAS dikenal sebagai sosok yang cerdas, tegas, dan berprinsip.

“Rekan-rekan itu segan, malahan. Kalau untuk menjadi korban pembullyan, itu dari teman-temannya pun merasa sangat kecil sekali kemungkinannya terjadi,” ujar Laksmi dalam keterangannya.

Korban ditemukan tergeletak di halaman depan Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) pada Rabu (15/10) pagi. Ia sempat dilarikan ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar, namun dinyatakan meninggal dunia pada pukul 13.03 WITA.









Pihak kepolisian masih melanjutkan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti jatuhnya korban, termasuk menelusuri rekaman CCTV dan kondisi lokasi kejadian.