Surabaya Deklarasikan ‘She Heroes’: Perempuan Bergerak Kurangi Sampah Pembalut
Bacatrend, Surabaya — Dalam rangka memperingati Hari Bumi yang jatuh setiap 22 April, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berkolaborasi dengan Bumbi menggelar deklarasi She Heroes di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Tunjungan.
Aksi ini mengajak kaum perempuan beralih dari pembalut sekali pakai ke produk ramah lingkungan untuk menekan volume sampah plastik yang kian mengkhawatirkan.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, diwakili oleh Asisten 1 Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M. Fikser, memberikan apresiasi tinggi terhadap gerakan tersebut. Ia menegaskan bahwa sampah pembalut dan popok sekali pakai merupakan ancaman serius bagi lingkungan karena membutuhkan waktu hingga 500 tahun untuk terurai.
“Sampah jenis ini tidak hanya mencemari sungai, tapi juga sulit didaur ulang di TPA. Kehadiran gerakan ini menjadi solusi nyata untuk mengurangi beban lingkungan,” ujar Fikser.
Di hadapan sekitar 500 perempuan yang hadir, Fikser menekankan pentingnya peran perempuan dan generasi muda sebagai agen perubahan. Ia mengajak peserta untuk memulai langkah kecil dari rumah masing-masing dengan mempengaruhi keluarga agar lebih peduli terhadap lingkungan.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya itu juga menyampaikan terima kasih kepada komunitas lingkungan seperti Tunas Hijau, Ecoton, Rotary, dan para relawan yang konsisten menjaga keseimbangan ekologi kota.
Sementara itu, Founder dan CEO Bumbi, Celia Siura, memaparkan bahwa sekitar 7 ribu ton sampah pembalut dihasilkan setiap tahun oleh 1 juta perempuan usia produktif di Surabaya. “Secara ekonomi, sekitar Rp900 miliar terbuang hanya untuk pembalut sekali pakai. Lebih dari itu, sampah ini terurai menjadi mikroplastik yang masuk ke rantai makanan dan berpotensi memicu penyakit,” jelasnya.
Celia menambahkan, Bumbi kini menghadirkan pembalut kain berkualitas tinggi yang nyaman dan antibocor sebagai alternatif ramah lingkungan. Surabaya, kata dia, menjadi pionir gerakan perubahan ini.
Deklarasi She Heroes ditutup dengan pembacaan komitmen bersama:
“Kami perempuan Kota Surabaya, hari ini memilih untuk berubah. Kami memilih hidup lebih sehat, lebih bijak, dan peduli pada bumi serta kota yang kami cintai.”
Langkah kecil ini diharapkan menjadi awal besar bagi gerakan perempuan Surabaya menjaga bumi dari ancaman sampah plastik












Tinggalkan Balasan