The Le Hu Garden, Taman Estetik di Pinggiran Medan yang Menyulam Alam dan Imajinasi
Bacatrend, Deli Serdang — Di tengah hiruk-pikuk pinggiran Kota Medan, sebuah taman bernama The Le Hu Garden tumbuh menjadi oase hijau yang memadukan estetika, edukasi, dan ketenangan.
Berlokasi di Patumbak, Kecamatan Deli Tua, taman ini bukan sekadar tempat wisata, melainkan ruang publik yang menyulam alam dan imajinasi dalam lanskap yang tertata rapi.
Awalnya, taman ini hanyalah halaman rumah keluarga Hu yang dirawat dengan penuh cinta. Namun, desain taman yang artistik dan suasana yang menenangkan menarik perhatian warga sekitar. Seiring waktu, taman pribadi itu berkembang menjadi destinasi wisata terbuka yang kini dikenal luas oleh masyarakat Sumatera Utara.
Dengan luas sekitar tiga hektar, The Le Hu Garden terbagi menjadi beberapa zona tematik. Di zona danau buatan, pengunjung bisa naik perahu atau sekadar memberi makan ikan sambil menikmati semilir angin. Di zona taman bunga, berbagai bentuk artistik seperti tangga estetik, taman berbentuk hati, dan lorong bunga menjadi latar favorit untuk swafoto dan sesi prewedding.
“Setiap sudut taman ini punya cerita. Kami ingin pengunjung merasa seperti masuk ke dunia yang tenang dan penuh warna,” ujar Lenny Hu, pengelola taman, saat ditemui di area gazebo.
Tak hanya menawarkan keindahan visual, taman ini juga memiliki zona edukasi tanaman. Di sini, anak-anak diajak mengenal berbagai jenis sayuran dan buah-buahan yang ditanam secara organik. Beberapa sekolah bahkan menjadikan taman ini sebagai lokasi outing class.
Fasilitas pendukung seperti mushola, kantin halal, toilet bersih, dan area parkir yang luas membuat taman ini ramah untuk keluarga. Harga tiket masuk pun terjangkau, menjadikannya alternatif wisata yang inklusif.
Setiap akhir pekan, The Le Hu Garden dipadati pengunjung dari Medan, Binjai, hingga Tebing Tinggi. Mereka datang bukan hanya untuk berlibur, tetapi juga untuk mencari ketenangan di tengah rutinitas kota.
“Kalau ke sini, rasanya seperti pulang ke alam. Anak-anak bisa main, kami bisa duduk santai. Tidak perlu jauh-jauh ke Berastagi,” kata Rini, pengunjung asal Medan yang datang bersama keluarganya.
The Le Hu Garden adalah contoh bagaimana ruang hijau bisa tumbuh dari inisiatif komunitas dan menjadi ruang bersama yang menyegarkan. Di tengah urbanisasi dan minimnya ruang terbuka, taman ini menjadi napas segar yang menghidupkan harapan akan wisata yang berkelanjutan dan penuh makna.











Tinggalkan Balasan