Viral Es Gabus Kemayoran, Jajanan Jadul yang Aman dan Tetap Digemari
Bacatrend, Jakarta – Sebuah video viral yang beredar di media sosial belakangan ini memicu kekhawatiran publik terhadap jajanan es kue atau es gabus yang dijual di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Dalam video tersebut, seorang polisi dan tentara menuding es gabus yang dijajakan oleh pedagang keliling terbuat dari bahan spons, bahkan mencoba membakarnya untuk menunjukkan tekstur yang dianggap tidak lazim.
Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Keamanan Pangan Dokpol Polda Metro Jaya, jajanan tersebut dinyatakan aman dan tidak mengandung zat berbahaya. Pedagang bernama Sudrajat yang sempat diamankan telah dipulangkan, dan pihak kepolisian menyampaikan permintaan maaf atas kesalahpahaman yang terjadi.
Es gabus sendiri merupakan jajanan tradisional Indonesia yang telah lama dikenal masyarakat. Terbuat dari campuran tepung hunkwe, sagu, atau tapioka yang dimasak bersama santan, gula, dan air, adonan es gabus kemudian dibekukan dalam loyang dan dipotong-potong kecil sebelum dijual.
Nama “gabus” tidak merujuk pada bahan baku, melainkan pada teksturnya yang ringan, berpori, dan empuk saat digigit—mirip dengan busa atau spons, namun terbentuk secara alami dari proses pembekuan dan komposisi tepung.
Secara visual, es gabus berbentuk balok kecil dengan warna cerah atau pastel seperti merah muda, hijau, atau cokelat, bergantung pada pewarna makanan yang digunakan. Es ini biasanya dibungkus plastik kecil tanpa tusuk dan dijajakan secara keliling atau di lingkungan permukiman.
Dari segi rasa, es gabus menawarkan sensasi manis ringan dengan sentuhan gurih dari santan. Teksturnya kenyal dan cepat meleleh di mulut, berbeda dengan es krim berbasis susu yang lebih creamy dan padat.
Polemik yang sempat muncul menunjukkan pentingnya edukasi kuliner tradisional agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Es gabus bukan hanya aman, tetapi juga menjadi bagian dari nostalgia kuliner masa kecil yang patut dilestarikan.












Tinggalkan Balasan