Bacatrend, Jakarta – Robert Love, seorang ahli saraf yang fokus pada pencegahan Alzheimer, mengingatkan masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih minuman. Pasalnya, beberapa jenis minuman yang sering dikonsumsi sehari-hari ternyata dapat meningkatkan risiko demensia.

Melalui unggahan video di media sosial, ahli demensia asal Amerika Serikat ini mengungkapkan tiga jenis minuman yang berpotensi merusak kesehatan otak dan memicu demensia.

Minuman beralkohol menempati urutan teratas dalam daftar tersebut. Love menjelaskan bahwa alkohol bersifat neurotoksik, yang berarti dapat merusak dan membunuh sel-sel otak (neuron). Selain itu, alkohol juga dapat mengganggu keseimbangan bakteri usus, yang pada akhirnya berdampak negatif pada fungsi otak.

“Kesehatan usus sangat penting karena kesehatan usus dan otak saling berkaitan. Kerusakan pada bakteri usus akan berdampak buruk bagi otak,” jelas Love.









Selain merusak otak dan memori, alkohol juga meningkatkan risiko kerusakan hati, gangguan tidur, dan peradangan. Love secara khusus menyoroti bir sebagai pilihan terburuk untuk kesehatan otak karena kandungan glutennya yang bersifat inflamasi dan kemampuannya untuk meningkatkan kadar asam urat serta penyimpanan lemak perut.

Minuman bersoda yang kaya akan gula dan rendah serat juga perlu dihindari karena dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang berisiko memicu peradangan, salah satu faktor penyebab Alzheimer.

Love juga mengingatkan untuk tidak mengonsumsi frappuccino berukuran besar yang biasa ditemukan di kedai kopi. Kombinasi tinggi gula dan kafein pada minuman ini dapat menstimulasi tubuh secara berlebihan, yang berpotensi merusak jantung, pembuluh darah, dan otak.

Sebagai alternatif, Love merekomendasikan kopi hitam atau matcha sebagai pilihan yang lebih baik untuk kesehatan otak. Namun, pastikan kopi yang dikonsumsi adalah kopi organik, karena kopi konvensional sering kali mengandung pestisida yang dapat merusak otak.