Bacatrend, Denpasar — Kasus hukum yang melibatkan Warga Negara Asing (WNA) asal Rusia, Sergei Domogatskii, atau yang dikenal luas sebagai selebgram “Mr Terimakasih”, kini memasuki babak baru yang lebih kompleks.

Setelah sebelumnya melaporkan dugaan penculikan dan penganiayaan yang dialaminya di kawasan Sanur, Sergei justru dilaporkan balik ke Polda Bali oleh sesama WNA atas dugaan penipuan investasi dan penghinaan di media sosial.

Kepala Bidang Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima 12 laporan polisi dari 12 WNA berbeda yang mengaku menjadi korban Sergei. Laporan tersebut mencakup dugaan penipuan investasi dengan nilai mencapai puluhan miliar rupiah, serta konten penghinaan yang diunggah Sergei melalui akun media sosialnya.

“Polda Bali telah menerima laporan sebanyak 12 laporan yang berbeda dari 12 Warga Negara Asing,” ujar Kombes Pol Ariasandy.









Sebelumnya, Sergei sempat viral setelah mengaku menjadi korban penculikan dan penganiayaan selama tujuh jam oleh lima orang tak dikenal. Ia mengklaim dipaksa menyerahkan uang sebesar US$1 juta dan menunjukkan hasil visum serta surat laporan polisi kepada media.

Namun, narasi sebagai korban kini berbalik arah. Para pelapor menyebut Sergei telah mengajak mereka berinvestasi dalam proyek-proyek fiktif, termasuk bisnis properti dan digital, yang tidak pernah terealisasi. Beberapa juga mengaku dirugikan secara reputasi akibat unggahan Sergei yang menyebut nama-nama mereka secara terbuka di media sosial.