Bacatrend, Mojokerto – Kebahagiaan terpancar dari wajah para petani dan keluarga kurang mampu di Kecamatan Pacet, Mojokerto, setelah menerima bingkisan Lebaran dari Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya pada Minggu (23/3/2025).

Salah satu penerima, Hari, seorang petani sayur, mengaku sempat pasrah menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri. Namun, ia merasa bersyukur saat menerima paket Lebaran yang dibagikan UNAIR Surabaya.

“Terima kasih Universitas Airlangga, terima kasih Pak Suko Widodo. Semoga diberikan keberkahan dan mahasiswa UNAIR semakin bertambah banyak,” ucap Hari haru sambil memegang bingkisan di tengah ladangnya.

Senada hari, Mumun warga desa sajen, kecamatan pacet juga mengungkapkan rasa terima kasihnya. Ia menyebut bingkisan tersebut sangat bermanfaat bagi anggota pengajian di wilayahnya, yang sebagian besar terdiri dari anak-anak yatim piatu dan keluarga miskin.









“Terima kasih Universitas Airlangga Surabaya atas bingkisannya. Semoga UNAIR selalu dimudahkan dalam segala urusan dan rezekinya dilancarkan. Bingkisan ini sangat membantu kami,” ujarnya.

Tahun ini, UNAIR membagikan lebih dari 10.000 paket bingkisan Lebaran untuk masyarakat kurang mampu, termasuk anak-anak yatim piatu di sejumlah wilayah yang ada di Jawa Timur. Rektor Universitas Airlangga, Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE., MT., Ak., CA., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian kampus dalam membantu sesama.

“Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut, membantu mengurangi angka kemiskinan, dan memberikan harapan baru bagi warga yang membutuhkan,” ujar Prof. Nasih saat melepas kendaraan pengangkut bingkisan ke berbagai daerah.

Sementara itu, ketua panitia Dr. Eko Supeno  berharap, melalui bingkisan Lebaran ini, masyarakat kurang beruntung dapat merasakan kebahagiaan di Hari Raya Idul Fitri.

“Idul Fitri adalah momen berbagi kebahagiaan. Kami ingin memastikan saudara-saudara kita yang kurang mampu juga merasakan sukacita yang sama,” tutupnya.