Bacatrend, Surabaya – Setelah dilantik secara resmi Dr.-Ing. Ir. Arif Irwansyah, S.T., M.Eng., sebagai Direktur periode 2025-2029 pada 27 Mei 2025 di Gedung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menandai kelanjutan estafet kepemimpinan dari Direktur sebelumnya, Aliridho Barakbah, S.Kom., Ph.D.

Untuk memperkuat langkah strategisnya, Dr.-Ing. Arif akhirnya melantik tiga Wakil Direktur baru pada Selasa (1/7/2025) di Gedung Pascasarjana Terapan Lantai 5, PENS. Ketiga Wakil Direktur yang dilantik adalah:

1. Prof. Moch. Zen Samsono Hadi, S.T., M.Sc., Ph.D., sebagai Wakil Direktur Bidang Akademik,  

2. Dr. Bima Sena Bayu Dewantara, S.ST., M.T., sebagai Wakil Direktur Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum, serta  









3. Kholid Fathoni, S.Kom., M.T., sebagai Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Alumni.

Pelantikan ini menjadi tonggak awal bagi kepemimpinan baru PENS yang bertekad membawa kampus ini mencapai prestasi lebih tinggi di bidang teknologi elektronika dan inovasi. Dalam sambutannya, Dr.-Ing. Arif menyampaikan optimismenya untuk memajukan PENS.  

“Sebuah amanah besar untuk saya, agar dapat memajukan PENS, melihat capaian-capaian yang sudah ada saat ini. Dan, ini butuh dukungan dan kolaborasi berbagai pihak,” ujar Dr.-Ing. Arif, sebagaimana dikutip dari keterangan resmi, Rabu (2/7/2025).  

Ia menegaskan bahwa sinergi dengan berbagai pihak akan menjadi kunci keberhasilan. PENS, sebagai kampus yang memiliki dampak nyata, akan terus menggiatkan kerja sama dengan mitra strategis, baik yang sudah terjalin maupun mitra baru. Fokus utama ke depan, kata Arif, adalah menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat, di samping penguatan kualitas akademik.

“Kami akan terus mendorong inovasi yang relevan dan berdampak, sekaligus meningkatkan standar akademik untuk menyiapkan lulusan yang kompetitif,” tambahnya.

Langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat posisi PENS sebagai pusat unggulan teknologi elektronika di Indonesia, sekaligus memperluas kontribusinya bagi masyarakat melalui kolaborasi dan inovasi yang berkelanjutan.